Search Engine Optimation

Senin, 27 Mei 2013



Menurut Danny Sullivan, istilah search engine optimization pertama kali digunakan pada 26 Juli tahun 1997 oleh sebuah pesan spam yang diposting di Usenet. Pada masa itu algoritma mesin pencari belum terlalu kompleks sehingga mudah dimanipulasi.
Versi awal algoritma pencarian didasarkan sepenuhnya pada informasi yang disediakan oleh webmaster melalui meta tag pada kode html situs web mereka. Meta tag menyediakan informasi tentang konten yang terkandung pada suatu halaman web dengan serangkaian kata kunci (keyword). Sebagian webmaster melakukan manipulasi dengan cara menuliskan katakunci yang tidak sesuai dengan konten situs yang
sesungguhnya, sehingga mesin pencari salah menempatkan dan memeringkat situs tersebut. Hal ini menyebabkan hasil pencarian menjadi tidak akurat dan menimbulkan kerugian baik bagi mesin pencari maupun bagi pengguna internet yang mengharapkan informasi yang relevan dan berkualitas.
Larry Page dan Sergey Brin, dua mahasiswa doktoral ilmu komputer Universitas Stanford, berusaha mengatasi permasalahan tersebut dengan membangun Backrub, sebuah mesin pencari sederhana yang mengandalkan perhitungan matematika untuk memeringkat halaman web. Algoritma tersebut, yang dinamakan PageRank, merupakan fungsi matematika yang kompleks berupa kombinasi antara perhitungan jumlah link yang mengarah pada suatu halaman web dengan analisis atas kualitas masing-masing link tersebut.
Berdasarkan prinsip kerja PageRank, secara umum bisa dikatakan bahwa halaman web yang memperoleh peringkat tinggi adalah halaman web yang banyak di-link oleh halaman web lain. Nilai PageRank juga akan semakin tinggi apabila halaman web yang mengarah kepadanya juga memiliki kualitas yang tinggi. Nilai sebuah link dari situs berkualitas tinggi seperti Yahoo! atau DMOZ dapat bernilai lebih tinggi daripada kombinasi nilai link dari seratus situs web berkualitas rendah.
Backrub hanyalah sebuah permulaan. Pada tahun 1998 Page dan Brin mendirikan Google yang merupakan

menganalisis domain

Rabu, 01 Mei 2013

seperti yang telah dijelaskan pada postingan sebelumnya, domain merupakan nama yang digunakan untuk mengakses situs-situs web ke server yang kadang sering juga disebut sebagai URL.


pada gambar disamping dapat kita lihat pada tulisan yang berwarna merah. yang tulisannya lumayan cukup besar, lingkarannya berbentuk oval . disitu bisa kita lihat URL dari sebuah Universitas. lebih tepatnya adalah Universitas muhammadiyah bengkulu yang ada di propinsi bengkulu.
disitu terlihat alamatnya yaitu umb.ac.id.
dimana umb itu sendiri merupakan nama domain, dan yang terakhir yaitu ac.id adalah Domainya.
 
 
dapat dilihat pada gambar disamping. terdapat beberapa tulisan yang dilingkarin semua itu merupakan bagian dari link internal dari sebuah halaman web yang biasanya terdapat link internal atau eksternal. 
pada website Universitas muhamadiyah bengkulu ini ada beberapa link internal yang apabila kita klik dia akan langsung pergi ke sub domain yang lain.
 
 
Gambar yang dilingkarin itu adalah contoh dari link internal yang setelah diklik pada halaman sebelumnya tadi.
jadi jika ingin membuka klik saja link internal yang akan dipilih maka akan muncul sesuai dengan yang anda inginkan.
dan dia akan menunjukkan cara dari pendaftaran dan langkah-langkah bisa masuk ke Universitas muhammadiyah bengkulu, dibidang fakultas ilmu kesehatanya.
sooo, kalo misal mau daftar, tinggal buka disub link internal pada halaman awalny.
 
 
 sekarang bisa diketahui tentang bagian-bagian dari domain, sub domain, dan juga link- link internal yang ada dalam sebuah universitas. contohnya  universitas muhammadiyah bengkulu.
semoga ini bisa membantu memudahkan kita mengetahui bagaimana cara membedakan antara domain, nama domain dan juga sub domain universitas ataupun halaman lain yang menggunakan domain. soooo selamat mencoba